Jobs mengaku pernah mengknsumsi narkoba, ditangkap polisi, dan takut putrinya diculik.
Pendiri Apple, Steve Jobs, mengaku khawatir seseorang berusaha memerasnya dengan cara menculik putrinya, Lisa Brennan-Jobs. Dia juga mengungkapkan pengalaman masa mudanya saat mengonsumsi narkoba jenis LSD dan mariyuana.
Pengakuan terungkap pada dokumen yang diberikan Pentagon kepada laman Wiredpada Senin, 11 Juni 2012. Dokumen tersebut adalah hasil wawacara Jobs pada tahun 1988 saat dia menjabat direktur NeXT dan pemilik saham Pixar, sebagai bentuk pengecekan latar belakang untuk keperluan akses keamanan Rahasia Negara.
Saat ditanya tindakan apa yang bisa membuatnya diperas, Jobs mengatakan jika putrinya diculik. "Pemerasan dan ancaman dengan penculikan dapat digunakan terhadap saya. Mereka mungkin akan memeras saya demi uang, bukan karena saya punya akses atas rahasia negara atau dokumen lainnya," kata Jobs.
Pengakuan terungkap pada dokumen yang diberikan Pentagon kepada laman Wiredpada Senin, 11 Juni 2012. Dokumen tersebut adalah hasil wawacara Jobs pada tahun 1988 saat dia menjabat direktur NeXT dan pemilik saham Pixar, sebagai bentuk pengecekan latar belakang untuk keperluan akses keamanan Rahasia Negara.
Saat ditanya tindakan apa yang bisa membuatnya diperas, Jobs mengatakan jika putrinya diculik. "Pemerasan dan ancaman dengan penculikan dapat digunakan terhadap saya. Mereka mungkin akan memeras saya demi uang, bukan karena saya punya akses atas rahasia negara atau dokumen lainnya," kata Jobs.
Dalam dokumen Pentagon itu juga terungkap bahwa Jobs pernah ditahan pada 1975 karena tidak membayar tilang. Peristiwa itu terjadi di Eugene, Oregon, lebih dari 10 tahun sebelum diwawancara Pentagon. Dia tidak pernah melaporkan penahanan ini kepada Pentagon karena menganggap itu bukanlah penahanan yang serius.
Dalam dokumen, Jobs mengaku pernah melakukan kejahatan waktu muda, yaitu membobol jaringan telepon sehingga bisa menelepon gratis. Dia mengaku tidak bermaksud melanggar hukum, hanya merasa tertantang untuk menjebolnya.
Lelaki kelahiran tahun 1955 ini juga mengungkapkan pengalamannya memakai narkoba waktu muda. Di antaranya yang pernah dikonsumsinya adalah LSD dan mariyuana atau ganja. Ini memang pernah diungkapkannya pada media sebelumnya, tapi pada Pentagon Jobs menceritakan lebih rinci.
"Saya menggunakan LSD dari 1972 hingga 1974, sebanyak 10-15 kali, dalam bentuk kotak atau jelly. Saya menggunakannya sendiri. Sulit menggambarkan efek LSD pada diri saya, yang jelas itu merupakan pengalaman hidup yang positif bagi saya dan saya tidak menyesal menggunakannya," kata Jobs.
Pentagon tidak menjelaskan untuk apa Jobs memerlukan akses keamanan Rahasia Negara. Namun Walter Isaacson, penulis biografi Jobs, mengatakan bahwa akses keamanan diperlukan karena teknologi Pixar digunakan untuk satelit dan penerbangan mata-mata.
Lelaki kelahiran tahun 1955 ini juga mengungkapkan pengalamannya memakai narkoba waktu muda. Di antaranya yang pernah dikonsumsinya adalah LSD dan mariyuana atau ganja. Ini memang pernah diungkapkannya pada media sebelumnya, tapi pada Pentagon Jobs menceritakan lebih rinci.
"Saya menggunakan LSD dari 1972 hingga 1974, sebanyak 10-15 kali, dalam bentuk kotak atau jelly. Saya menggunakannya sendiri. Sulit menggambarkan efek LSD pada diri saya, yang jelas itu merupakan pengalaman hidup yang positif bagi saya dan saya tidak menyesal menggunakannya," kata Jobs.
Pentagon tidak menjelaskan untuk apa Jobs memerlukan akses keamanan Rahasia Negara. Namun Walter Isaacson, penulis biografi Jobs, mengatakan bahwa akses keamanan diperlukan karena teknologi Pixar digunakan untuk satelit dan penerbangan mata-mata.
No comments:
Post a Comment